Perbandingan Novel Fiksi Dengan Non Fiksi

Perbandingan Novel Fiksi Dengan Non Fiksi

Dalam karangan sebuah novel pasti seorang penulis akan menyelipkan genre dari jalan cerita yang mereka ingin mereka sampaikan. Genre dalam novel akan membawa seorang pembaca ke dalam jalan cerita yang memiliki kisah tentang kesedihan, kebahagiaan, menyeramkan, pembunuhan, ketakutan hingga khayalan. Dalam sebuah novel terdapat berbagai macam genre yang terdiri atas thriller, horor, romantis, drama, sci-fi/ fiksi sains, misteri, komedi, fan-fic, petualangan, serta sejarah. Genre sendiri dibedakan menjadi dua macam antara berdasarkan realita dan jenis ceritanrealita dan jenis ceritanya. Genre novel yang sesuai dengan jenis cerita telah tertera di atas. Sedangkan, genre berdasarkan realita diantaranya fiksi dan non fiksi.

Novel Non Fiksi Hanya Cerita Khayalan Dari Si Pengarang

Novel fiksi memiliki kejadian cerita yang dibuat-buat oleh pengarangnya atau hanya sekedar khayalan. Kejadian dari cerita itu tidak akan pernah ditemui oleh masyarakat pembaca dalam kehidupan nyata. Sedangkan, non fiksi menceritakan kejadian kisah realita yang terkadang jalan cerita bisa diambil dari kejadian nyata cerita orang lain. Bahkan kisah nyata yang diceritakan bisa diambil dari kehidupan penulis sendiri. Banyak novel-novel sekarang yang lebih bergenre fiksi guna membawa para pembaca ke kehidupan khayalan. Contoh-contoh dari novel fiksi ssperti Harry Potter, Hunger Games, The Hobbit, Goblin. Dulunya cerita fiksi dibuat lebih ditujukan kepada anak-anak dibanding orang dewasa. Tetapi semakin berkembangnya waktu cerita fiksi mulai digunakan pada tulisan-tulisan lain dalam bentuk novel maupun cerpen.

novel non fiksi

Novel fiksi lebih disukai oleh kalangan remaja karena kisah yang terlalu mengkhayal layaknya impian seseorang dapat diwujudkan melalui sebuah cerita. Apabila novel fiksi seakan menciptakan khayalan terindah maupun kesedihan yang tidak akan pernah ada dalam kehidupan nyata. Maka berbeda dengan novel non fiksi yang jalan ceritanya selalu berisi tentang kisah seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Non fiksi jalan ceritanya juga dapat diambil dari kisah nyata orang lain yang terkadang memiliki fungsi memberikan pelajaran kepada masyarakat melalui gambaran cerita pada novel. Walaupun novel non fiksi kebanyakan menggambarkan kisah nyata guna sang penulis ingin menyampaikan sebuah pesan bukan berarti novel fiksi tidak memiliki sebuah makna cerita juga. Fiksi yang dikarang dari sebuah khayalan seorang penulis juga memiliki makna yang ingin disampaikan. Perbedaannya hanya pada cara penyampaian masing-masing genre cerita tersebut.

Kedua Jenis Cerita NoveL Ini Memiliki Satu Kesamaan

Perbedan kedua genre novel berdasarkan realita cerita tersebut sangat tidak sama. Akan tetapi diantara keduanya tetap boleh menggunakan genre jenis cerita yang sama. Maksudnya baik novel fiksi maupun non fiksi sama-sama menggunakan genre seperti romantis, komedi, horor dan lain-lain dalam kisahnya. Secara singkat perbedaan novel fiksi dengan non fiksi antara lain: jika novel fiksi cerita yang dikemas selalu dibuat-buat, sifatnya lebih imajinatif dengan mayoritas menggunakan bahasa kiasan. Sedangkan novel non fiksi menceritakan sebuah kisah berdasarkan sumber bahkan kehidupan nyata, memiliki sifat infomatif dengan penggunaan bahasa lugas. Itulah berbagai macam perbedaan dari novel fiksi dengan non fiksi yang penting kalian ketahui. Bahkan genre-genre berdasarkan jenis cerita pun sangat wajib dipahami agar saat membaca dapat langsung mengetahui isinya. Sebab, isi cerita pasti akan terpaku dengan genre yang digunakan.

Jika kalian mengaku hoby membaca ataupun sangat menyukai kisah-kisah dalam novel kalian perlu mempelajari banyak hal terkait novel. Jika perlu informasi-infomasi tentang novel yang sedang trending topik sangat wajib kalian ketahui. Semoga informasi perbedaan novel fiksi dan non fiksi dapat membantu kalian yang hobi membaca agar tidak kudet. Selamat membaca!