Novel Best Seller Indonesia Yang Selalu Melekat Di Hati Pembaca

Bantu Share Ke Teman Anda Dengan Menekan Tombol Dibawah Ini!

Novel Best Seller Indonesia Yang Selalu Melekat Di Hati Pembaca Novel bagi kalangan anak muda merupakan sebuah bacaan yang sering diminati. Dibandingkan membaca buku pelajaran, mereka lebih menyukai membaca novel dengan berbagai macam genre. Novel best seller seakan virus dikalangan remaja. Salah satu remaja yang sedang dimabukkan oleh jalan cerita sebuah novel akan menularkan kepada teman-teman sebayanya. Sehingga, teman-teman sebayanya yang tidak terlalu menyukai kegiatan membaca menjadi tertarik bahkan tidak henti-henti membaca di manapun dan kapan saja.

Kebanyakan remaja lebih menyukai novel dengan cerita berbau horor hingga genre romantis yang diambil dari kisah nyata. Saat mereka membaca novel-novel yang sengaja jalan ceritanya disamakan dengan kehidupan sehari-hari, hal ini akan membuat para remaja mengkhayalkan cerita tersebut seperti layaknya keadaan yang sedang dialami. Kemudian, mereka merasa baper (bawa perasaan) sendiri bahkan senyum-senyum malu yang bisa membuat orang lain berfikir negatif tentang si pembaca tersebut. Walaupun, membayangkan jalan cerita pada novel terkadang menyusahkan. Akan tetapi, apabila novel tersebut dikemas dengan bahasa ringan dan gaul, hal ini memudahkan pembaca dalam mendalami cerita.

Di negara Indonesia memiliki banyak penulis terkenal dan handal dalam membuat novel-novel best seller yang mampu mencuri perhatian masyarakatnya. Dari penulis Tere Liye, Asma Nadia, Habbiburahman El Shirazy, Andrea Hirata, Pidi Baiq hingga Raditya Dika. Semua para penulis tersebut telah berhasil meraih berbagai penghargaan bahkan novel karangannya laku berjuta-juta eksemplar terjual di pasaran Indonesia. Beberapa novel-novel Indonesia tidak seperti halnya dengan novel negara Inggris atau negara lain yang menggunakan gaya bahasa tinggi dan lebih susah dipahami oleh pembacanya. Terkadang novel Indonesia yang berhasil menembus pasar masyarakat berangkat dari cerita kehidupan sehari-hari, dikemas dengan bahasa ringan dan mudah dicerna oleh setiap orang dari berbagai karakter. Ciri-ciri novel best seller tersebut yang akan mengantarkan sebuah novel untuk terus melekat di hati para pembaca masyarakat Indonesia. Jika novel berhasil mencuri hati para pembaca dari berbagai kalangan umur, sang pengarang novel tersebut bisa saja mendapatkan reward lebih berupa pengangkatan cerita ke sebuah film layar lebar. Berikut kumpulan novel best seller yang masih saja ceritanya melekat di hati para pembaca hingga sekarang: pertama dari novel ayat-ayat cinta yang dikarang oleh Habiburrahman El Shirazy dengan genre romantisnya telah mengangkat sebuah cerita seorang lelaki yang bertemu dengan istrinya melalui pernikahan ta’aruf. Mereka dipertemukan oleh Allah tanpa kesengajaan di Kairo, Mesir. Pertemuan pertama mereka tidak disangka-sangka akan membuahkan hasil pernikahan dan perjalanan prahara rumah tangga yang berliku-liku. Kisah cinta antara Fahri dan Aisyah ini jarang ditemukan di Indonesia, tetapi menjadi hal yang lumrah di negara Mesir. Sehingga, membuat masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan tertarik dan mengantarkan kisah cinta ini diangkat ke sebuah film layar lebar.

Kedua novel Dilan yang dikarang oleh Pidi Baiq, saat ini sedang digandrungi oleh para remaja maupun dewasa. Pidi Baiq telah berhasil meluncurkan Dilan pertama hingga menarik berbagai masyarakat mencintai novel ini. Keberhasilan pertamanya, mendorong Pidi Baiq untuk menciptakan Dilan part dua dan part tiga bahkan ditunjukkan dengan adanya pengangkatan novel ke sebuah film Indonesia. Kesuksesan tak berhenti pada pembuatan film saja, tetapi film Dilan telah berhasil menembus 6 juta penonton dan ditayangkan satu bulan lebih dari bulan Januari. Ketiga, Laskar Pelangi karangan Andrea Hinata yang mampu menceritakan kisah nyata persahabatan 10 anak di Bangka Belitung dari sekolah dasar hingga menjadi orang sukses. Itulah beberapa novel yang selalu teringat dalam hati dan pikiran masyarakat Indonesia.