Kisah ‘Keke’ Dalam Surat Kecil Untuk Tuhan

Bantu Share Ke Teman Anda Dengan Menekan Tombol Dibawah Ini!

Kisah Keke Dalam Surat Kecil Untuk Tuhan Tanah air tahun 2000-an sempat booming dengan kisah gadis cantik mantan penyanyi cilik Gita Sesa Wanda Cantika atau yang biasa dipanggil dengan Keke. Kisah gadis tersebut ternagkum secara apik dan dramatis dalam sebuah novel berjudul ‘Surat Kecil Untuk Tuhan’ karya Agnes Davonar. Novel tersebut adalah sebuah cerita fiksi yang hampir keseluruhan ceritanya berasal dari kisah nyata hidup Keke. Semua adegan demi adegan yang tertulis di dalam novel adalah wawancara sang penulis dengan ayah Keke, Bapak Jodhy. Novel Surat Kecil Untuk Tuhan sendiri sampai memasuki tahap cetak berulang-ulang dan mengalami perubahan sampul akibat larisnya buku ini di pasaran. Pembaca sangat menyukai jalan cerita dan kisah yang tertuang di dalam novel tersebut, pembaca seolah teraduk emosinya sehingga membuat mata berkaca-kaca. Bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata ketika membaca novel tersebut.

Novel Surat Kecil Untuk Tuhan bercerita tentang gadis cantik bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau yang biasa dipanggil Keke. Keke adalah seorang pengidap kanker ganas Rhabdomiosarcoma pertama di Indonesia. Hal itulah yang menjadi salah satu keunikan di dalam novel ini, sebab sebelumnya belum ada orang atau pasien yang menderita penyakit serupa. Rabdhomyosarcoma adalah kanker yang menyerang jaringan lunak secara cepat dan juga mematikan. Dalam hal ini sebagian wajah Keke yang diserang, hal itu membuat wajahnya membengkak dan matanya memjadi buram. Akibatnya Keke harus mengenakan kacamata agar tetap dapat bisa melihat dan membaca. Perlu kacamata khusus yang dibuat sesuai dengan lingkar kepala Keke, dan kacamata itu selalu diganti setiap minggu atau setiap sudah tidak muat lagi dengan lingkar kepala Keke. Ayah Keke, Bapak Jodhi sangat merasa sedih dengan apa yang menimpa putri kecilnya, usia Keke masih seumuran anak SMP waktu itu ketika kanker mulai menyerang hingga akhirnya merenggut nyawanya pasca ujian sekolah. Terdapat sekali nilai-nilai di dalam buku ini, ada nilai kekeluargaan, nilai persahabatan, nilai cinta dan lain sebagainya. Di dalam buku ini posisi Keke ikut ayahnya setelah kedua orang tuanya bercerai. Keke tumbuh menjadi anak yang manis meskipun berada di dalam keadaan broken home. Keke adalah mantan penyanyi cilik yang memiliki suara merdu dan sangat riang gembira sampai pada akhir masa hidupnya.

Keke dikelilingi oleh banyak sekali orang yang menyayanginya, ada kedua kakak lelakinya yang selalu siap sedia bila terjadi apa-apa dengan Keke, ada ayahnya yang bahkan mau menggendong Keke untuk berangkat sekolah, ada ibu Keke yang selalu sayang pada Keke meski mereka berjauhan, ada sahabat-sahabat Keke yang selalu mensupport dan mendukung Keke meski dalam keadaan sakit sekalipun, dan ada pula sosok pacar atau kekasih Keke yang menjadi penyemangat. Meski saat itu Keke masih SMP, namun warna-warni cinta sudah mengisi hidupnya. Perjuangan hidup Keke sangat panjang, ada suatu cerita ketika Keke harus merelakan rambut panjangnya, efek kemotherapi membuat Keke harus menjadi botak, bahkan tak hanya rambut di kepalanya saja, namun semua rambut di tubuhnya menjadi rontok. Keke sedih akan hal itu, bahkan sebenarnya ia merasa enggan dan malas untuk disuntik obat kemo, namun semangatnya untuk sembuh selalu menjadi motivasi Keke untuk menjalani pengobatan apapun. Sayangnya Tuhan lebih sayang Keke, ia akhirnya meninggal, tertulis di dalam novel bahwa seiring dengan kepergiannya, aroma melati yang harum turut mengiringi kepergian Keke.

2 thoughts on “Kisah ‘Keke’ Dalam Surat Kecil Untuk Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *