3 Novel Karangan Tere Liye Paling Banyak Diminati Penggemar

Bantu Share Ke Teman Anda Dengan Menekan Tombol Dibawah Ini!

Tere Liye adalah salah satu penulis terkenal berkebangsaan negara Indonesia yang telah menerbitkan banyak karangan novel dari paling terkenal hingga kurang diminati publik. Karya-karya tulisannya pertama kali berhasil diterbitkan pada tahun 2005. Seperti penulis pada umumnya,  Tere Liye juga melalui banyak lika-liku jatuh bangun saat ingin mengenalkan tulisannya ke seluruh dunia. Karangan-karangan terkenal hasil karya Tere Liye tersebut tidak langsung mengundang perhatian pembaca maupun dapat diterima oleh perusahaan penerbitan begitu saja.

Melainkan Tere Liye seorang sarjana lulusan fakultas ekonomi Universitas Indonesia itu perlu melewati proses-porses menyulitkan hingga pada akhirnya mendapatkan kesuksesannya seperti sekarang. Menjadi seorang penulis merupakan impian Tere Liye sejak kecil. Dan impian tersebut dapat ia wujudkan melalui usahanya sendiri dengan cara selalu berjuang hingga menanamkan kalimat-kalimat semangat dalam benak bahwa pantang pulang sebelum sukses. Setelah melalui banyak rintangan salah satunya kesulitan mencari perusaan penerbitan yang mau menerbitkan karangan tulisan. Seorang Tere Liye kini telah mencapai kesuksesan hingga banyak beberapa novel karangannya berhasil menjadi best seller di dunia literasi. Ketenaran Tere Liye hingga kini membuahkan hasil kesuksesan berupa penggemar yang kebanyakan sering menunggu-nunggu karya tulisannya.

Berikut 3 novel karangan Tere Liye yang berhasil menjadi best seller hingga selalu diburu oleh para penggemarnya, yakni:

Kesatu, novel berjudul Hafalan Shalat Delisa. Kisah novel tersebut menceritakan tentang seorang anak berumur 9 tahun yang tinggal di Nanggroe Aceh Darussalam. Anak itu bernama Delisa yang tinggal dengan seluruh keluarga kecil hingga pada suatu saat cobaan besar datang menerpanya. Bencana tsunami besar yang melanda provinsi Aceh telah menewaskan ibu serta saudara-saudara kandung Delisa. Setelah bencana datang menerpa Delisa terus melanjutkan hidup hanya bersama ayahnya. Konflik dalam cerita itu difokuskan pada kesabaran Delisa menerima segala cobaan dari Allah dengan sepeninggal ibu dan kakak-kakak kandungnya serta keseharian hidup bersama ayah pasca tsunami Aceh melanda. Novel Delisa kesabaran Delisa menerima segala cobaan dari Allah dengan sepeninggal ibu dan kakak-kakak kandungnya serta keseharian hidup bersama ayah pasca tsunami Aceh melanda. Novel Delisa yang jalan ceritanya sedikit mencuplik dari kisah nyata tersebut telah berhasil diangkat ke layar lebar.

Hafalan Shalat Delisa

Kedua, novel berjudul Bidadari-Bidadari Surga. Menceritakan kisah hidup seorang wanita dewasa yang selalu menerima berbagai cobaan semasa hidupnya. Laisa diceritakan sebagai sosok sabar, tangguh dan baik dalam menghadapi berbagai macam masalah maupun dihadapan orang lain. Karangan novel bidadari-bidadari surga ini juga berhasil ditayangkan menjadi film layar lebar.

Bidadari-Bidadari Surga

Ketiga, novel karangan Tere Liye dengan judul Moga Bunda Disayang Allah. Inti cerita itu tentang kisah seorang lelaki bernama Karang yang sangat menyukai anak-anak hingga terjadi suatu kejadian buruk datang menerpa kemudian merubah sifat baiknya menjadi orang kasar. Novel moga bunda disayang Allah pun juga berhasil diperfilmkan di tanah air Indonesia.

Moga Bunda Disayang Allah

Beberapa novel-novel karangan Tere Liye yang telah berhasil diangkat menjadi sebuah film layar lebar membuktikan terkait kesuksesannya menciptakan karya terbaik ternyata dapat diterima oleh masyarakat dengan tangan terbuka. Setelah novel-novel karangan Tere Liye kebanyakan mampu terjun ke dunia perfilman membuat masyarakat umum berantusias mendukungnya dengan berubah sebagai penggemar setia. Penggemar-penggemarnya selalu senantiasa menunggu karya terbaik lanjutan dari Tere Liye. Sejak saat itu semangatnya Tere Liye semakin menggelora untuk terus menciptakan karya-karya tulisan terbaru. Dan setiap pengeluaran karya terbaru dari Tere Liye akan selalu laris terjual di pasaran dibeli oleh para penggemarnya maupun masyarakat umum, sebab kualitas tulisan Tere Liye termasuk berharga.